TRANSMISI BUDAYA DAN BIOLOGIS

Is it effective to learn this way? Hmmm…….. dunno, dont care either

Anyway, kita akan bahas transmisi budaya dan biologis. Apa itu transmisi budaya dan biologis? Yuk, bahas!!!!

Pertama, transmisi, berdasarkan KBBI, adalah pengiriman (penerusan) pesan dsb, dari seseorang kepada orang (benda) lain. Sedangkan, budaya menurut Koentjaraningrat adaalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. 

Jadi, bisa disimpulkan transmisi budaya adalah pewarisan secara turun-menurun sebuah sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dari generasi satu ke generasi lainnya melalui proses belajar.

Bentuk-bentuk Transmisi Budaya

Bentuk transmisi budaya pertama adalah enkulturasi. Enkulturasi mengacu pada proses dengan mana kultur (budaya) ditransmisikan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kita mempelajari kultur, bukan mewarisinya. Kultur ditransmisikan melalui proses belajar, bukan melalui gen. Orang tua, kelompok, teman, sekolah, lembaga keagamaan, dan lembaga pemerintahan merupakan guru-guru utama dibidang kultur. Enkulturasi terjadi melalui mereka (Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas). Enkulturasi berpengaruh terhadap perkembangan psikologis individu sebagai contoh, sikap anak yang besar di dalam Keraton Yogyakarta selalu sopan dan hormat kepada orang tua, ini dikarenakan mereka diajarkan untuk bersikap seperti itu, yang lama-kelamaan terjadi internalisasi dan menjadikan sikap tersebut berubah menjadi karakter anak tersebut.
Selanjutnya adalah sosialisasi. Sosialisasi adalah proses belajar seorang anggota masyarakat untuk mengenal dan menghayati kebudayaan masyarakat dl lingkungannya (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Hampir sama dengan KBBI, menurut Soerjono Soekanto, sosialisasi adalah suatu proses di mana anggota masyarakat baru mempelajari norma-norma dan nilai-nilai masyarakat di mana ia menjadi anggota. Contoh pengaruh sosialisasi dalam perkembangan psikologis individu adalah pendatang dari luar Jakarta akan mempelajari norma-norma yang ada di Jakarta agar bisa bertahan.
Ketiga adalah akulturasi, mengacu pada proses dimana kultur seseorang dimodifikasi melalui kontak atau pemaparan langsung dengan kultur lain. Misalnya, bila sekelompok imigran kemudian berdiam di Amerika Serikat (kultur tuan rumah), kultur mereka sendiri akan dipengaruhi oleh kultur tuan rumah ini. Berangsur-angsur, nilai-nilai, cara berperilaku, serta kepercayaan dari kultur tuan rumah akan menjadi bagian dari kultur kelompok imigran itu. Pada waktu yang sama, kultur tuan rumah pun ikut berubah (Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas). Alkulturasi berpengaruh dalam kognitif, afeksi dan konasi individu, sebagai contoh seorang wanita Indonesia yang menikahi pria Amerika akan memiliki pemikiran, perasaan, dan perilaku yang berbeda dengan wanita Indonesia yang menikah dengan pria Indonesia. Ini disebabkan karena ia memiliki kultur campuran, yaitu Indonesia dan Amerika.
Awal Perkembangan dan Pengasuhan
 
Transmisi budaya dapat terjadi tergantung dari awal perkembangan dan pengasuhan yang terjadi pada masing-masing  individu orangtua. Dimana proses seperti Enkulturasi ataupun Akulturasi yang mempengaruhi perkembangan psikologis individu tergantung bagaimana individu mendapat pengasuhan seperti kasus anak yang ibunya bekerja maka dengan terpaksa anak tersebut di asuh oleh pembantu rumah tangga atau baby sister sehingga secara otomatis anak tersebut akan lebih dekat dengan pembantu rumah tangga atau baby sister dikarenakan yang anak lihat sehari-hari itu pembantu rumah tangga atau baby sister.
Maka jangan kaget anak jika tiba- tiba anak bertingkah aneh atau berkata – kata asing pada orangtuannya itu dikarenakan mungkin karena mereka menirukan gaya bahasa atau tingkah laku yang di gunakan oleh pembantu rumah tangga atau baby sister itu selama mengasuh si anak itu dan bagaimana lingkungan yang diterimanya. Dengan demikian dalam hidup dan kehidupannya manusia selalu mengadakan kontak dengan manusia lain. Karena itu manusia sebagai individu juga merupakan makhluk sosial yang hidup dalam masyarakat.
Referensi
Nugraha, Imam. Pengertian Budaya. http://imamnugraha.wordpress.com/2011/05/13/pengertian-budaya/.
Bachtiar, Juliardi. Enkulturasi dan Sosialisasi. http://juliardibachtiar.wordpress.com/2011/03/30/enkulturasi-dan-sosialisasi/.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. http://bahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/index.php.
Wikipedia Indonesia. Komunikasi Antarbudaya. http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi_antarbudaya.
Nurulia. Transmisi Budaya dan Biologis Serta Awal Perkembangan dan Pengasuhan. http://nuruliauyunk.blogspot.com/2012/10/transmisi-budaya-dan-biologis-serta.html.
 
THANKS FOR ALL THE SOURCES, I OWE YOU SO MUCH!!!
Hey, anyway, I just knew that its has been nearly 2500 people reads my blog! Is it good? 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s