Charles Darwin

CHARLES DARWIN

diolah dari berbagai sumber

Charles Darwin, lahir di Shrewsbury, Shropshire, Inggris, 12 Desember 1809 dan meninggal di Downe, Kent, Inggris, 18 April 1882. Ia adalah anak kelima dari enam bersudara dari seorang dokter yang kaya raya, Robert Darwin dan Susannah Wedgwood.

Pada tahun 1825, Darwin belajar kedokteran di Universitas Edinburgh, namun ia sangat membenci kebrutalan praktik bedah sehingga meninggalkan studinya. Ayahnya yang tidak gembira karena anaknya tidak berminat menjadi dokter, diam-diam mendaftarkan Charles dalam sebuah program Bachelor of Art di Christ’s College, Universitas Cambrige, untuk menyiapkannya menjadi pendeta. Di Cambrige, Darwin lebih suka menunggang kuda dan menembak bersama sepupunya, William Darwin Fox, daripada belajar.

Darwin sebenarnya sudah memutuskan untuk menjadi pendeta adalah jalan hidupnya, namun ketika Darwin diundang untuk mendampingi Kapten Robert FitzRoy untuk ekspedisi di kapal HMS Beagle, ia memutuskan untuk menerimanya. Ekspedisi Beagle berlangsung lima tahun, Darwin menghabiskan dua pertiga dari waktu tersebut untuk menjelajahi daratan. Ia meneliti beraneka ragam penampilan geologis, fosil dan organisme hidup, dan menjumpai beraneka ragam manusia, baik masyarakat pribumi maupun kolonial. Ketika Beagle kembali ke Inggris pada 2 Oktober 1836, Darwin telah menjadi terkenal dikalangan ilmuwan.

Pada tahun 1844, draft buku The Origin of Species by Means of Natural Selection telah selesai, lalu Alfred Russel mengirim manuskripnya kepada J. Hooker, anggota Royal Society, berisi tentang perluasan ide Malthus.

1859, buku The Origin of Species by Means of Natural selection dipublikasikan. Darwin menghabiskan sisa hidupnya untuk penelitian buku The Decent of Man, and Selection in Relation to Sex dan The Expression of Emotion in Man and Animal.

Karya-karya Charles Darwin

1.      The Origin of Species

Buku ini memperkenalkan teori ilmiah bahwa populasi berevolusi dari generasi ke generasi melalui proses seleksi alam. Isi buku ini kontroversial karena menentang teori penciptaan menurut kepercayaan agama, dan merupakan pencetus timbulnya ilmu bernama biologi di abad ke-19. Buku ini sangat kontroversial dan menimbulkan banyak perdebatan di bidang sains, filsafat, dan agama. Teori ilmiah tentang evolusi juga telah berevolusi dibandingkan dengan teori awal yang ditulis Darwin, namun seleksi alam tetap menjadi teori ilmiah yang paling banyak diterima untuk menjelaskan evolusi dari suatu spesies. Kontroversi teori penciptaan dan teori evolusi terus berlangsung hingga saat ini.

2.      The Decent of Man

Terbit pada tahun 1871, dalam buku ini Charles Darwin memperlihatkan kesamaan yang sangat besar antara manusia dan binatang, dengan mengemukakan bahwa manusia dan kera antopoid pada suatu masa telah berkembang dari nenek moyang yang sama.

 

3.      The Expression of Emotion in Man and Animal.

Terbit pada tahun 1872, Darwin menyajikan beberapa kesimpulan dan pemikiran tentang perilaku ekspresif. Menurut Darwin, sebagian besar perilaku ekspresif manusia, seperti halnya binatang, merupakan perilaku yang bersifat instinktif bukan melalui proses belajar.

Pandangan-pandangan Charles Darwin

Yang akan saya uraikan adalah pandangan Darwin dalam bukunya, The Origin of Species by Means of Natural selection, yaitu teori evolusi.

Setelah dikuatkan pernyataan dari Benjamin Franklin, orang Amerika yang menemukan konduktor petir, dalam bukunya berjudul An Essay On Principle of Population, menyatakan bahwa jika tidak ada faktor pembatas di alam, satu spesies tanaman atau binatang akan menyebar ke seluruh permukaan bumi. Tapi karena ada banyak spesies, keseimbangan di antara mereka pun tetap terjaga.

Pernyataan dari Benjamin Franklin tersebut membuat Darwin benar-benar menemukan mekanisme universal yang dapat menjelaskan tentang teori evolusinya. Sehingga dapat diuraikan bahwa teori evolusi Darwin mencakup beberapa hal yaitu:

1.      Adanya seleksi alam dalam perjuangan mempertahankan kehidupan, di mana mereka yang paling mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannyalah yang akan bertahan dan melestarikan jenisnya. Selanjutnya, dia menambahkan bahwa seleksi alam barulah merupakan tahap awal dari sebuah evolusi, perjuangan yang sangat berat sering terjadi di antara spesies-spesies yang paling mirip satu sama lain, karena mereka harus berjuang untuk mendapatkan makanan yang sama. Disinilah terjadi variasi-variasi kecil dalam hal upaya mendapatkan makanan dan bertahan hidup.

 

 

 

 

2.      Darwin juga mengemukakan bahwa selain berevolusi untuk mendapatkan makanan, melindungi diri dari binatang lain juga sangatlah penting. Usaha mempertahankan diri dari serangan musuh pada setiap makhluk berbeda-beda, ada yang mempunyai kamuflase pelindung, kemampuan berlari cepat, mengenali musuh, ataupun mempunyai bau yang menjijikkan.

 

3.      Selain kemampuan-kemampuan diatas, masih ada kemampuan lain yang tidak kalah penting, yaitu kemampuan bereproduksi. Sebagai contoh, untuk melestarikan jenis mereka, burung-burung melantunkan nada-nada yang merdu, jika reproduksi tidak berjalan dengan baik, mereka tidak akan bisa meneruskan keturunan, dan jenis mereka pun akan semakin berkurang. Kekebalan terhadap penyakit merupakan salah satu ciri penting yang terus terakumulasi dan tersimpan dalam varian-varian yang berhasil bertahan. Sehingga akan terlahir keturunan-keturunan yang paling mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan tertentu dalam jangka panjang akan dapat melestarikan jenis mereka dalam lingkungan itu. Hal tersebut yang menyebabkan semakin banyaknya spesies binatang selama berabad-abad ini karena adanya banyak ekologi dalam lingkungan alam. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi manusia yang memang mempunyai kemampuan unik untuk menyesuaikan diri dengan kondisi-kondisi kehidupan yang berbeda. Sebagai contoh, orang-orang tropis mempunyai kulit gelap untuk melindungi mereka dari matahari, sedangkan orang-orang kulit putih beresiko lebih tinggi terkena kanker kulit jika terlalu lama berjemur dibawah terik matahari.

Teori evolusi Darwin, secara umum menyebutkan bahwa di balik evolusi kehidupan diatas bumi adalah variasi individu-individu yang terus berkembang di dalam spesies yang sama, ditambah keturunan dalam jumlah besar, yang berarti bahwa hanya sebagian saja diantara mereka yang bertahan hidup. Mekanisme sesungguhnya, atau daya dorong, dibelakang evolusi karenanya adalah seleksi alam dalam perjuangan untuk mempertahankan diri. Seleksi ini memastikan bahwa yang paling kuat, atau yang paling cocok, itulah yang menang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s